Skip to main content

Dari Aku untuk Kamu

Hai kamu, 

gimana kabarmu? 

baik bukan? atau sedang tidak baik-baik saja? 

Tak mengapa jika tidak sedang baik-baik saja, manusia butuh ruang untuk merasakan lemah, sedih atau bahkan kecewa. Karena dengan itu manusia akan lebih menghargai kebahagiaan. 

Tapi jangan lupa untuk kamu berkata "aku sedang baik-baik saja" pada dunia ya, perlahan itu akan membuatmu membaik. 

Untuk pertama kalinya aku menulis ini untuk kamu, jadi ingatlah hari ini.

Hidup itu lucu ya, sangat singkat tapi banyak cerita yang dapat terukir panjang. 

Sadar gak? kamu yang sekarang itu karena kamu yang kemarin? 

Yang memiliki segudang cerita yang kamu anggap menyenangkan, lucu, memalukan, menyedihkan, mengecewakan, atau menyakitkan itu. 

Sekarang, kamu sudah sampai mana? 

Jangan berhenti untuk terus melangkah ya, 

Hidup adalah sebuah perjalanan bukan? 

Terimakasih untuk selalu menggenggam tanganku dengan erat, 

Terimakasih untuk tetap ada walau aku terlalu sering lupa akan kamu,

Terimakasih untuk selalu menjadi orang yang tak meninggalkan walaupun seringkali aku mengecewakanmu, 

Terimakasih untuk menjaga komitmen untuk selalu bersama hingga nanti bahkan setelah kehidupan ini, 

Kamu adalah investasi yang tak dapat digantikan oleh apapun, 

Terimakasih telah melewati banyak hal bersama. 

Ingatlah ini, 

Akan ada momen dimana langkahmu melambat. Tak mengapa, tetaplah berjalan, kamu tetap akan sampai kok. 

Akan ada momen dimana kamu tersandung dan terjatuh. Segera bangkit ya, percayalah setelahnya kamu akan lebih berhati-hati dalam melangkah. 

Akan ada momen dimana kamu merasa lelah dan ingin berhenti, tapi lihatlah diujung sana, bukankah sesuatu yang baik tidak mudah pula mendapatkannya? 

Yang perlu kamu tau, 

Aku percaya kamu bisa.

dan kamu tau? 

Kamu hebat, aku kagum

Tak semua orang dapat berdiri tegak dan tersenyum lebar seperti itu, 

Tertawa lepas seperti anak kecil yang baru saja mendapat hadiah berharga. 

Kamu keren, aku bangga

ceritamu hanya kamu yang punya, 

Kamu terpilih untuk melewati jalan itu, 

Jalan yang menanjak, berliku, dan panjang itu, hanya kamu yang punya, ya kamu yang bisa menapaki dan melaluinya. 

Kamu istimewa, gak ada kamu ke dua di dunia ini. Aku tak henti-hentinya bersyukur karena Dia telah menciptakan makhluk bernama Kamu.

Dan satu hal wahai Kamu, lebih banyak hal yang harus kamu syukuri. Salah satunya adalah, dengan kamu menyadari ada banyak hal yang harus diperbaiki dan kamu masih diberikan kesempatan untuk melakukannya. 



Dari Aku, untuk Kamu

Diriku sendiri. 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Selalu dan Selamanya

Atas segala apapun yang terjadi, Jangan tergesa berburuk sangka. Sungguh, andai kau tahu apa yang Allah sembunyikan untukmu, Di balik setiap pahit yg kau rasa, Engkau akan menangis malu Atas buruk sangkamu kepada-Nya. Wahai diri... Berbaik sangkalah Selalu dan selamanya. -Ustdzh. Halimah Alaydrus

YESTERDAY is HISTORY, TOMORROW is A MISTERY, and TODAY is A GIFT

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua  J .  Hai gaes, kenalan dulu yuk sama aku. Panggil aja aku Ratih, seorang anak manusia yang sering gak jelas tapi berusaha buat jadi jelas :D. Jadi maafkan jika ada ketidak jelasan, mungkin saya lagi khilaf. Nah kaya barusan ini hehe. Btw di postingan pertamaku ini aku mau bahas,  kenapa sih aku bikin blog?  Hanya untuk mengisi kekosongan nih. Sekalian pingin mencoba hal baru dengan bereksperimen dengan diri sendiri. Intinya aku masih belajar hehe. Setelah kupikir-pikir, menulis banyak banget manfaatnya nih. Kenapa? Dari menulis hal-hal baru, berkesan, dan penting dalam hidup, kita jadi lebih menghargai momen-momen yang sedang terjadi atau bahkan yang telah terjadi sekalipun. Seperti mengingat masa lalu, ea... siapa nih yang sensitif sama masa lalu. Cie ketahuan gak bisa move on dari masa lalu yaaa... eits tapi gak papa, kita perlu mengingat kembali hal lama yang bis...