Skip to main content

Hati itu Lemah


Seiring berjalannya waktu kita akan bertemu banyak orang, mengalami banyak kejadian, apa yang akan terjadi semua terjadi karena ketetapan-Nya dan gak ada yang tau apa yang akan terjadi di kemudian hari. jangankan suatu kejadian, hati sendiri pun kita gak tahu akan seperti apa di kemudian hari. 

Hati itu lemah dan menjaga niat itu sulit, contoh simplenya aja saat pergi ke swalayan untuk membeli shampo, eh di swalayan ngeliat es krim enak dan karena udah lama ga makan es krim jadi pengen beli kan, akhirnya beli deh, eh tuhkan ga fokus sama tujuan awal.

Niat adanya di hati dan niat juga menjadi pembeda, contohnya nih dalam hal ibadah puasa, kalau disebutin satu-satu, puasa tuh banyak banget jenisnya ya, dari puasa wajib Ramadhan, sunnah senin-kamis, puasa nazar, puasa kifarat dan banyak lagi. Tata caranya sama kan? puasa ya puasa menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, yang ngebedain itu ya niatnya mau puasa apakah pada waktu itu. Sama lahiriah, namun berbeda batiniah bukan?

Seseorang tergantung niatnya. Eh eh tahu gak? atau inget gak? sama kisah muhajjir Ummul Qais, Beberapa ulama berpendapat kisah ini yang mengawali munculnya hadits tentang niat. Kisah dari wanita cantik bernama Ummi Qais yang sangat diinginkan oleh pemuda bernama Hatib. Hatib meminangnya saat sama-sama berada di Mekkah, namun di tolak oleh Ummi Qais. kemudian Ummi Qais berhijrah ke Madinah bersama Rasulullah SAW dan orang-orang islam lainnya. Mendengar itu, Hatib ikut-ikutan berhijrah menuju Madinah, hingga Hatib pun menikahi Ummi Qais di Madinah. Mangkanya laki-laki itu dijuluki Muhajjir Ummi Qais (Orang yang berhijrah karena Ummi Qais).


Ngomong-ngomong tentang hadits niat, bahkan Imam Ahmad dan Imam Syafi’i menyebutkan “Hadits ini mencakup sepertiga ilmu”. Kenapa sih sepertiga? Karena perbuatan manusia itu terkait dengan 3 hal, yaitu hatinya, lisannya, dan anggota badannya. Sedangkan niat sendiri letaknya di hati, makanya dikatakan sepertiga dari ilmu.

Hati memang lemah ya dan sebagai manusia, kita gak berkuasa atas hati kita sendiri apa lagi hati orang lain. Kalau ngga lemah gamungkin sampe dianjurin buat baca "Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi‘ala diinika" di sujud terakhir sholat. As we know sholat itu ibadah utama dan sujud terakhir itu waktu paling mustajab buat berdoa dan waktu yang paling dekat antara seorang hamba dengan Allah SWT. Dari sini udah sangat-sangat ngebuktiin gak tuh kalau hati dan niat didalamnya itu susah banget buat diaturnya sampe-sampe disuruh berdoa buat hati sendiri.

Niat bisa menjadikan sesuatu yang kecil jadi besar atau sebaliknya.

Ga ada yang tau apa yang akan terjadi dengan hati manusia tahun depan, sebulan kemudian, seminggu kemudian atau bahkan besok atau bahkan pula satu detik kemudian dan yang paling bikin deg-degkan, gak ada yang tau bagaimana kondisi hati dirinya sendiri di akhir hidupnya nanti. Tapi tentu menginginkan dalam kondisi yang baik bukan?
Bener-bener ga bisa dideteksi deh pokoknya ya. cuma Dia yang bisa meneguhkan hati kita, Sang Maha Membolak-balikkan hati manusia.
Terakhir, semoga aku dan kamu termasuk manusia yang selalu memperbaharui dan menjaga niat karena-Nya yaaa :') Aamiin...

.....Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (Q.S. At-Taghaabun : 4)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dari Aku untuk Kamu

Hai kamu,  gimana kabarmu?  baik bukan? atau sedang tidak baik-baik saja?  Tak mengapa jika tidak sedang baik-baik saja, manusia butuh ruang untuk merasakan lemah, sedih atau bahkan kecewa. Karena dengan itu manusia akan lebih menghargai kebahagiaan.  Tapi jangan lupa untuk kamu berkata "aku sedang baik-baik saja" pada dunia ya, perlahan itu akan membuatmu membaik.  Untuk pertama kalinya aku menulis ini untuk kamu, jadi ingatlah hari ini. Hidup itu lucu ya, sangat singkat tapi banyak cerita yang dapat terukir panjang.  Sadar gak? kamu yang sekarang itu karena kamu yang kemarin?  Yang memiliki segudang cerita yang kamu anggap menyenangkan, lucu, memalukan, menyedihkan, mengecewakan, atau menyakitkan itu.  Sekarang, kamu sudah sampai mana?  Jangan berhenti untuk terus melangkah ya,  Hidup adalah sebuah perjalanan bukan?  Terimakasih untuk selalu menggenggam tanganku dengan erat,  Terimakasih untuk tetap ada walau aku terlalu seri...

Selalu dan Selamanya

Atas segala apapun yang terjadi, Jangan tergesa berburuk sangka. Sungguh, andai kau tahu apa yang Allah sembunyikan untukmu, Di balik setiap pahit yg kau rasa, Engkau akan menangis malu Atas buruk sangkamu kepada-Nya. Wahai diri... Berbaik sangkalah Selalu dan selamanya. -Ustdzh. Halimah Alaydrus

YESTERDAY is HISTORY, TOMORROW is A MISTERY, and TODAY is A GIFT

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua  J .  Hai gaes, kenalan dulu yuk sama aku. Panggil aja aku Ratih, seorang anak manusia yang sering gak jelas tapi berusaha buat jadi jelas :D. Jadi maafkan jika ada ketidak jelasan, mungkin saya lagi khilaf. Nah kaya barusan ini hehe. Btw di postingan pertamaku ini aku mau bahas,  kenapa sih aku bikin blog?  Hanya untuk mengisi kekosongan nih. Sekalian pingin mencoba hal baru dengan bereksperimen dengan diri sendiri. Intinya aku masih belajar hehe. Setelah kupikir-pikir, menulis banyak banget manfaatnya nih. Kenapa? Dari menulis hal-hal baru, berkesan, dan penting dalam hidup, kita jadi lebih menghargai momen-momen yang sedang terjadi atau bahkan yang telah terjadi sekalipun. Seperti mengingat masa lalu, ea... siapa nih yang sensitif sama masa lalu. Cie ketahuan gak bisa move on dari masa lalu yaaa... eits tapi gak papa, kita perlu mengingat kembali hal lama yang bis...